Tasyakuran Siraman Rini Anggraeni Jelang Pernikahan, Keluarga Besar Dewi Apriatin Gelar Pengajian dan Doa Bersama
*BANDUNG -* Suasana haru dan penuh rasa syukur menyelimuti kediaman keluarga besar Ibu Dewi Apriatin dan Bapak Moch. Roni Sonjaya di Kp. Babakan Cianjur, Kelurahan Campaka, Kecamatan Andir, Kota Bandung, Jumat (9/10/2026). Keluarga menggelar acara tasyakuran siraman sebagai rangkaian jelang pernikahan putri tercinta, Rini Anggraeni.
Acara yang dimulai pukul 12.3 WIB tersebut dibuka langsung oleh tuan rumah, Ibu Dewi Apriatin. Dalam pembukaannya, ia menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kehadiran para ibu-ibu pengajian, tetangga, dan kerabat yang telah meluangkan waktu untuk mendoakan putrinya.
Rangkaian acara dilanjutkan dengan sambutan dari pimpinan majelis pengajian setempat. Dalam tausiyahnya, Ibu Ustadzah menyampaikan makna siraman sebagai simbol penyucian diri, membersihkan jiwa dan raga sebelum seorang wanita melepas masa lajang dan memasuki gerbang rumah tangga yang sakral.
Setelah tausiyah, acara dilanjutkan dengan pembacaan doa bersama, kirim Fatihah, dan tahlil. Doa-doa dipanjatkan khusus untuk kelancaran pernikahan Rini Anggraeni agar menjadi keluarga yang sakinah, mawaddah, warahmah dan senantiasa dalam lindungan Allah SWT.
Putri yang disiram, Rini Anggraeni, akan segera melepas masa lajangnya di usia yang ke-28 tahun. Ia telah dipersunting oleh pria idamannya bernama Azhar pilihan keluarga yang diharapkan menjadi imam terbaik dalam perjalanan hidupnya kelak.
Sebagai ungkapan rasa syukur, keluarga besar Ibu Dewi Apriatin menyampaikan terima kasih yang mendalam. “Alhamdulillah, tidak terasa putri kami Rini akan menikah. Ini adalah amanah dan kebahagiaan besar bagi kami. Kami mohon doa restu dari semua agar pernikahannya dilancarkan dan diberkahi,” ujar Dewi Apriatin dengan mata berkaca-kaca.

Acara siraman berlangsung khidmat dengan prosesi adat Sunda yang kental. Rini Anggraeni disiram air kembang tujuh rupa oleh orang tua dan sesepuh keluarga sebagai lambang doa agar kehidupannya selalu harum, bersih, dan dijauhkan dari segala hal buruk.
Tampak para ibu pengajian turut mengantarkan dengan penuh kasih sayang. Mereka tidak hanya hadir dalam siraman, namun juga akan turut mengantarkan kepergian putri kami saat prosesi pernikahan berlangsung.
Adapun akad nikah dan resepsi pernikahan Rini Anggraeni dan Azhar akan digelar pada hari Minggu, 11 Oktober 2026, bertempat di Gedung Masion Grande, Kota Bandung.

Keluarga besar memohon doa restu dari seluruh kerabat dan warga agar seluruh rangkaian acara berjalan lancar. “Mohon doa restunya untuk ananda kami Rini dan Azhar,” tutup keluarga.
(*)





































