Kejati Jabar Sambangi SMKN 1 Cimahi, Ajak Siswa Jauhi Kenakalan Remaja Lewat Program Jaksa Masuk Sekolah

REDAKSI JAWA BARAT

- Redaksi

Selasa, 14 April 2026 - 18:46 WIB

50125 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kejati Jabar Sambangi SMKN 1 Cimahi, Ajak Siswa Jauhi Kenakalan Remaja Lewat Program Jaksa Masuk Sekolah

*CIMAHI* – Kejaksaan Tinggi Jawa Barat nggak mau generasi muda salah langkah. Lewat program Jaksa Masuk Sekolah (JMS), Kejati Jabar hadir langsung di SMKN 1 Cimahi, Senin (14/4/2026), buat ngasih “vaksin hukum” ke pelajar.

Kegiatan dipimpin Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejati Jabar, Nur Sricahyawijaya, S.H., M.H. Tema yang diangkat nggak main-main: _“Peran Kejati Jabar dalam Mengatasi Kenakalan Remaja”_.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

*Kenakalan Remaja = Tiket Masalah Hukum*

Di depan ratusan siswa, Kejati Jabar blak-blakan soal bentuk kenakalan yang sering kejadian: tawuran pelajar, narkoba & miras, ugal-ugalan di jalan, sampai salah pakai medsos yang berujung pidana.

“Tujuan kami simpel: kasih paham sejak dini. Biar kalian tahu, satu aksi iseng bisa jadi catatan hukum seumur hidup,” tegas Nur Sricahyawijaya.

*Bukan Ceramah, Tapi Diskusi Seru*

Program JMS Kejati Jabar nggak mau satu arah. Usai pemaparan materi, acara lanjut sesi tanya jawab. Siswa SMKN 1 Cimahi ternyata kritis. Pertanyaannya beragam, mulai dari “kalau keikut tawuran karena diseret teman gimana?” sampai “posting apa aja yang bisa dipidana di medsos?”

Lewat diskusi itu, Kejati Jabar nanam tiga nilai ke siswa: disiplin, tanggung jawab, dan integritas. Harapannya, pelajar jadi generasi taat hukum dan nggak gampang keseret arus negatif.

*Jaksa Masuk Sekolah: Investasi Masa Depan*

Program JMS ini jadi bukti kalau Kejaksaan nggak cuma kerja di pengadilan. Edukasi hukum ke sekolah adalah langkah pencegahan biar remaja nggak berurusan sama seragam oranye di masa depan.

“Lebih baik kami datang sekarang bawa ilmu, daripada ketemu nanti di ruang sidang,” tutup Nur.

(Red) **

Berita Terkait

DARURAT PENCABULAN DI SEKOLAH & KANTOR PEMERINTAH: 100 Kasus, Korban 1000 Anak, Ini Solusi Pakar
Keluarga Harmonis vs Keluarga Berantakan: Data, Penyebab dan Solusi Mencegah Retaknya Rumah Tangga
8 Ciri Ayah dan Suami Tidak Konsisten, Ini Faktor dan Cara Memperbaikinya
Asyiknya Neng Dara Bermain di Tens Topia Borma Dakota Pasteur
SEHAT ITU SEDERHANA POLANYA: Ketika Pikiran, Piring, dan Dompet Saling Menjaga
Pemkot Cimahi Perkuat Partisipasi Masyarakat Kelola Sampah Melalui Program ISWMP
Siskamling Siaga Bencana di Cipadung Wetan, Farhan Tindak Lanjuti Aspirasi Warga soal Banjir dan PJU
Tasyakuran Siraman Rini Anggraeni Jelang Pernikahan, Keluarga Besar Dewi Apriatin Gelar Pengajian dan Doa Bersama
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 08:33 WIB

Siskamling Siaga Bencana di Cipadung Wetan, Farhan Tindak Lanjuti Aspirasi Warga soal Banjir dan PJU

Sabtu, 19 September 2026 - 10:37 WIB

Pocari Sweat Run 2026 Hari Pertama Lancar, Pengaturan Jalan Jadi Evaluasi

Jumat, 18 September 2026 - 22:56 WIB

Jambore Gempita 2026 Hadirkan Cara Seru bagi Anak Kota Bandung Belajar Literasi

Minggu, 13 September 2026 - 08:34 WIB

Sekda Herman: Relawan Kebencanaan Jangan Hanya Bermodal Keberanian

Sabtu, 12 September 2026 - 14:08 WIB

Sampah Jadi Berkah, Great Bandung Dorong Warga Rajin Pilah dari Rumah

Jumat, 11 September 2026 - 22:31 WIB

Wagub Erwan Sampaikan Dua Ranperda Strategis: Perkuat BIJB dan Efisiensikan Perangkat Daerah

Selasa, 1 September 2026 - 11:18 WIB

Kawasan Gasibu Ditutup Sementara Mulai 1 September 2026 untuk Penataan dan Optimalisasi Kawasan

Senin, 31 Agustus 2026 - 16:37 WIB

Festival AHU 2026 di Bandung: Pemerintah Dorong Integrasi Layanan Hukum dan Mudahkan UMKM Naik Kelas

Berita Terbaru

KOTA BANDUNG

Asyiknya Neng Dara Bermain di Tens Topia Borma Dakota Pasteur

Rabu, 28 Okt 2026 - 14:06 WIB