Disuruh Polisi Nangkap Maling Malah Jadi Tersangka, Ratusan Masyarakat Akan Demo Minta Kapolrestabes Medan dan Kasat Reskrim Dicopot

DEWI CYBER

- Redaksi

Minggu, 1 Maret 2026 - 21:34 WIB

50187 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Medan |  Rumah dinas Kapolda Sumut dan Polrestabes Medan akan di demo oleh ratusan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Sumatera Utara pada 3 Maret 2026 dan 5 Maret 2026 mendesak Kapolrestabes Medan bertanggung jawab menetapi janjinya menyelesaikan permasalahan korban pencurian yang dijadikan tersangka karena disuruh penyidik Polsek Pancur Batu untuk menangkap maling.

Hal tersebut diungkapkan keluarga korban yang dijadikan tersangka saat mengantarkan surat aksi demo ke Polrestabes Medan pada sabtu 28 Februari 2026 siang.

“Tadi saya sudah mengantarkan surat aksi demo namun tidak diterima alasannya mati listrik katanya, dan saya pun menunggu lebih kurang lima jam di depan Polrestabes Medan dan saya antarkan kembali dan diterima petugas intelkam. Kami akan melakukan aksi demo setelah kemaren sempat ditunda karena Kapolrestabes Medan berjanji kepada keluarga kami akan menyelesaikan persoalan tersebut dalam tempo dua minggu, Kapolrestabes Medan meminta kami untuk meredam dan mendinginkan pemberitaan namun sampai sekarang tidak ada juga diselesaikannya, kami merasa dia mempermainkan kami dan dia membohongi kami,” ujarnya

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Banyak dugaan rekayasa dalam kasus korban pencurian yang dijadikan tersangka di Polrestabes Medan ini, makanya kami harus melakukan aksi demo agar Bapak Presiden Prabowo, Ketua Komisi III DPR RI dan Kapolri agar datang ke Polrestabes Medan ini.

“Bagaimana bisa kami yang disuruh Polisi untuk nangkap maling di toko kami sendiri malahan dilaporkan ke Polisi dituduh menganiaya maling itu, ini sangat aneh siapa pun menilainya pasti ada dugaan rekayasa, bahkan Pengacara Hotman Paris sudah mengaku pusing mendengar hal tersebut, dan kami sudah menganalisa banyaknya indikasi indikasi dugaan kebohongan yang diungkapkan oleh Kapolrestabes Medan dalam melakukan press rilis kepada media pada awal bulan Februari yang lalu. Korban pencurian ditangkap dan dijadikan DPO dibusuk busukan seolah olah penjahat kelas kakap, Kapolrestabes Medan mengatakan bahwa korban mengeroyok maling itu di kamar 24 padahal tidak ada terjadi pengeroyokan disana,” sebutnya.

Fakta sebenarnya, cuma Putra Sembiring yang masuk ke kamar 24 itu untuk mengamankan maling itu dan membawanya keluar dari kamar, kan ada Polisi di situ bagaimana bisa terjadi pengeroyokan, kalau 3 orang yang sudah ditetapkan DPO berada di pos satu bersama penyidik Polsek Pancur Batu mengamankan maling bernama Dito, jelas berbeda dengan kronologis yang dikatakan Kapolrestabes Medan, bagaimana bisa 3 orang itu yang sedang mengamankan maling Dito dipos 1 hotel Kristal bisa menganiaya Kristian dikamar 24 itu jaraknya ada lebih kurang 20 meter kesana apa sampai kaki dan tangan mereka bertiga panjangnya 30 meter sehingga mereka dikatakan menganiaya maling itu di kamar 24 ?

“Mirisnya, Polisi gadungan yang ikut sewaktu kami disuruh untuk menangkap maling dalam kasus ini malahan dijadikan saksi untuk melaporkan korban maling dan dia tidak dijadikan tersangka padahal dia ikut masuk ke kamar yang ditempati maling Kristian Tarigan, bahkan dia yang ada di dalam vidio itu untuk mengambili barang bukti handphone yang ada di dalam kamar itu, kan aneh kalau polisi gadungan itu melihat katanya 3 orang DPO itu memukuli maling yang nginap dikamar 24 sementara mereka mengamankan pelaku pencurian bersama penyidik Polsek Pancur Batu di pos 1 hotel Kristal, kan sudah nampak kali direkayasa semuanya” tuturnya

Kami sudah mengirimkan surat ke Komisi III DPR RI Meminta kasus ini dibawa ke RDP Komisi III DPR RI sama seperti kasus yang terjadi di Polres Sleman yang sudah dihentikan setelah agenda RDP di Komisi III DPR RI dan Kami dapat kabar bahwa kasus pencurian yang dijadikan tersangka sudah sampai ke telinga dan menjadi atensi Ketua Komisi III DPR RI Bapak Habib Dr. Habiburokhman, S.H., M.H, kami juga sudah pernah menyurati Presiden Prabowo, Ketua DPR RI, Kapolri dan Kapolda Sumut.

“Dalam aksi yang kami lakukan minggu depan kami juga meminta Kapolri segera mencopot dan memeriksa Kapolrestabes Medan yang sudah membohongi kami dan meminta Kapolda Sumut untuk memeriksa dan mencopot Kasat Reskrim Polrestabes Medan bersama penyidik pembantu di Polrestabes Medan yang menangani kasus korban pencurian yang dijadikan tersangka. Kasus ini sudah menjadi perhatian public dan sudah sangat viral dan kami juga berharap Bapak Presiden Prabowo dan Ketua Komisi III DPR RI datang ke Polrestabes Medan ini,” pungkasnya

Hingga berita ini kami tayangkan, Kapolrestabes Medan Kombes Jean Calvijn Simanjuntak yang kami konfirmasi belum memberikan tanggapan terkait hal tersebut.(***)

Berita Terkait

Semarak HBP Ke-62, Bazar Ditjenpas Sumut Diserbu Warga dan Tampilkan Karya Warga Binaan
PT Mandiri Ekspres Sejahtera Gadai Diduga Manipulasi Data Pinjaman, Nasabah Tuntut Keadilan
Wartawan Dihalangi Saat Investigasi, Dugaan Modus Penipuan Pegadaian Rugikan Konsumen dan Langgar UU Pers
Rutan Kelas I Medan Serahkan Remisi Khusus Natal 2025 kepada 215 Warga Binaan
Dir Siber Polda Sumut Kombes Pol Doni Satrya Sembiring SH,SIK,M.Si Dipercayakan Kapolri Menjabat Dir Krimsus Polda Sumsel
Pemilik PT Natana Marine Corp Diduga Melakukan Penipuan Import Mangga
Rutan Kelas I Medan Tebar Manfaat di IMIPAS PEDULI 2025: Kesehatan, Donor Darah, hingga Bansos
Belum Selesai Masa Jabatan, Ketua KPID Sumut Incar Kursi Dirut PUD Pasar: Seleksi Dianggap Sarat Kejanggalan

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 08:33 WIB

Siskamling Siaga Bencana di Cipadung Wetan, Farhan Tindak Lanjuti Aspirasi Warga soal Banjir dan PJU

Sabtu, 19 September 2026 - 10:37 WIB

Pocari Sweat Run 2026 Hari Pertama Lancar, Pengaturan Jalan Jadi Evaluasi

Jumat, 18 September 2026 - 22:56 WIB

Jambore Gempita 2026 Hadirkan Cara Seru bagi Anak Kota Bandung Belajar Literasi

Minggu, 13 September 2026 - 08:34 WIB

Sekda Herman: Relawan Kebencanaan Jangan Hanya Bermodal Keberanian

Sabtu, 12 September 2026 - 14:08 WIB

Sampah Jadi Berkah, Great Bandung Dorong Warga Rajin Pilah dari Rumah

Jumat, 11 September 2026 - 22:31 WIB

Wagub Erwan Sampaikan Dua Ranperda Strategis: Perkuat BIJB dan Efisiensikan Perangkat Daerah

Selasa, 1 September 2026 - 11:18 WIB

Kawasan Gasibu Ditutup Sementara Mulai 1 September 2026 untuk Penataan dan Optimalisasi Kawasan

Senin, 31 Agustus 2026 - 16:37 WIB

Festival AHU 2026 di Bandung: Pemerintah Dorong Integrasi Layanan Hukum dan Mudahkan UMKM Naik Kelas

Berita Terbaru

KOTA BANDUNG

Asyiknya Neng Dara Bermain di Tens Topia Borma Dakota Pasteur

Rabu, 28 Okt 2026 - 14:06 WIB