Anak Disabilitas Korban Pengeroyokan di Karawang Dipindahkan ke RS Purwakarta

REDAKSI JAWA BARAT

- Redaksi

Jumat, 7 November 2025 - 20:08 WIB

50349 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anak Disabilitas Korban Pengeroyokan di Karawang Dipindahkan ke RS Purwakarta

Dewicyber. Net

Purwakarta – Anak disabilitas berinisial R, yang mengalami koma setelah diduga menjadi korban pengeroyokan oleh warga di Desa Tegalwaru, Karawang, Jawa Barat, kini dipindahkan ke RS Bayu Asih Kabupaten Purwakarta atas permintaan keluarga. Pemindahan ini dilakukan untuk mempermudah akses keluarga dalam mendampingi proses pemulihan R.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dindin Ibrahim Mulyana, Kepala Bidang Rehabilitasi dan Pemberdayaan Sosial pada Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Kabupaten Purwakarta, menyatakan bahwa pihaknya telah mengambil langkah cepat dalam memberikan fasilitasi penanganan terhadap korban.

“Sebagai tindak lanjut, Dinsos Purwakarta telah mengeluarkan surat rekomendasi resmi agar korban mendapatkan penanganan medis dan pendampingan di Rumah Sakit Bayu Asih (RSBA) Purwakarta,” ujar Dindin, Jumat, 7 November 2025. Langkah ini diambil sebagai respons cepat terhadap kebutuhan mendesak korban dan keluarganya.

Seperti dilansir sejumlah media daring, kasus ini bermula ketika R, seorang anak yatim piatu berusia 15 tahun asal Purwakarta, diduga melakukan pencurian di Dusun Ondang 1 RT 006, RW 003, Desa Tegalwaru, Kecamatan Cilamaya Wetan pada Selasa malam, 4 November 2025. Akibatnya, ia menjadi korban aksi main hakim sendiri oleh massa hingga mengalami koma.

R dilarikan ke IGD RSUD Karawang pada Rabu dini hari, 5 November 2025, sekitar pukul 04.00, dengan kondisi luka berat, terutama di bagian kepala. Kondisi ini menunjukkan betapa seriusnya tindakan kekerasan yang dialami oleh R.

Asep Riyadi, Pekerja Sosial Ahli Pertama Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Karawang, mengungkapkan keprihatinannya atas tindakan warga yang menghakimi seorang anak hingga kondisinya kritis. “Terlepas dari dia maling atau enggak, dia itu seorang anak disabilitas mental. Kenapa harus dihakimi sampai separah itu?” ujarnya pada Kamis, 6 November 2025. Pernyataan ini mencerminkan kekecewaan mendalam atas tindakan kekerasan yang tidak proporsional.

Asep mendapatkan informasi mengenai kejadian ini dari pihak RSUD Karawang pada Rabu, 5 November 2025. “Kemarin Rabu kita dapat laporan dari RSUD. Keterangannya ada Mr. X yang kritis, pas saya lihat orangnya ternyata saya kenal,” ungkapnya.

Asep mengenali R karena pernah bertemu dengannya tahun lalu di Pasar Cikampek dalam kondisi memprihatinkan. Saat itu, R ditemukan berjalan tanpa busana, dan Asep bersama timnya langsung melakukan evakuasi dan membawanya ke Rumah Singgah. “Waktu itu kita mandikan, kita evakuasi di rumah singgah, terus kita anterin ke Purwakarta,” terangnya.

Menurut Asep, R adalah seorang anak yatim piatu yang diurus oleh ibu dan kakak asuh yang sukarela merawatnya. Kondisi ini menambah kepedihan atas kejadian yang menimpa R, karena ia berasal dari keluarga yang kurang mampu dan membutuhkan perlindungan ekstra.

Pemindahan R ke RS Bayu Asih Purwakarta diharapkan dapat memberikan dukungan yang lebih baik bagi proses pemulihannya, serta memastikan bahwa ia mendapatkan perawatan medis dan pendampingan sosial yang memadai. Kasus ini menjadi sorotan penting mengenai perlindungan anak, terutama anak-anak disabilitas, serta perlunya penegakan hukum yang adil dan proporsional. (Diskominfo Purwakarta)

(Hms/Red) ***

Berita Terkait

Tasyakuran Siraman Rini Anggraeni Jelang Pernikahan, Keluarga Besar Dewi Apriatin Gelar Pengajian dan Doa Bersama
FSPMI Jabar Geruduk DPRD, Tuntut Pengesahan UU Perlindungan Ketenagakerjaan dan Kenaikan Upah 7,5% – 9%
Hijrah Menuju Istiqamah: MHABD Gelar Kajian Akbar, Buya Yahya Bagikan Kunci Keluarga Harmonis
Kodam Gelar Open Turnamen Atletik di KONI Jabar, 575 Atlet Adu Sportivitas – Dandim 0618: Olahraga Pondasi Hidup
Semua Dapat Hadiah! Begini Keseruan Catur Rakyat HUT ke-81 TNI di Graha Tirta Siliwangi
Pocari Sweat Run 2026 Hari Pertama Lancar, Pengaturan Jalan Jadi Evaluasi
Jambore Gempita 2026 Hadirkan Cara Seru bagi Anak Kota Bandung Belajar Literasi
PMI Kota Bandung Luncurkan KESWANDU, Perkuat Pasokan Darah Mulai dari Tingkat RW

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 19:52 WIB

Lantik 17 BPD Kabupaten/Kota, HIPKA Jabar Perkuat Jaringan Pengusaha dan Ekonomi Daerah

Minggu, 4 Oktober 2026 - 10:36 WIB

Sederhana Tapi Terpandang: Kisah Bapak Djuri dan Ibu Djuri, Pemilik Kontrakan yang Tetap Setia di Dunia Fotografi

Senin, 21 September 2026 - 11:03 WIB

P2KD Karangbahagia Tetapkan Caum Raih Perolehan Suara Terbanyak dan Terpilih Sebagai Kepala Desa Periode 2026-2034

Minggu, 20 September 2026 - 23:56 WIB

Diundang Makogartap II, Humas GRIB Jaya Jabar Apresiasi Turnamen Catur Piala Panglima TNI ke-81

Minggu, 20 September 2026 - 14:15 WIB

Nina Marliana: Di Usia Pensiun, Ketua BERKOBAR Ini Pilih Tetap Bermanfaat Untuk Bandung

Minggu, 6 September 2026 - 16:25 WIB

DPD KKJN Jawa Barat Resmi Dilantik, Tekad Kuat Wujudkan Jurnalis Profesional dan Berintegritas

Jumat, 7 Agustus 2026 - 16:59 WIB

Wali Kota Bandung “Pasang Badan” Demi 900 Siswa SDN 026 Bojongloa *BANDUNG, http://DEWICYBER.NET* – Hak anak untuk memperoleh

Senin, 27 Juli 2026 - 11:06 WIB

Farhan: Siskamling dan Layanan 110-112 Jadi Kunci Cegah Kriminalitas di Bandu

Berita Terbaru