Polres Gayo Lues Percepat Mobilisasi Bantuan dan Tanggap Bencana Longsor di Wilayah Rawan

DEWI CYBER

- Redaksi

Rabu, 19 November 2025 - 19:55 WIB

50148 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GAYO LUES | Tanah longsor kembali terjadi di wilayah Kabupaten Gayo Lues, Aceh. Musibah itu menimpa jalan lintas Blangkejeren–Kutacane tepatnya di Desa Pungke Jaya, Kecamatan Putri Betung, Rabu pagi, 19 November 2025. Longsor diketahui terjadi sekitar pukul 06.00 WIB menutup seluruh badan jalan yang menghubungkan dua kabupaten tersebut. Material longsoran berupa tanah tebal, batu berukuran besar, dan sejumlah potongan kayu sempat membuat arus lalu lintas lumpuh total, baik dari maupun menuju Kota Blangkejeren.

Menanggapi kejadian tersebut, aparat Kepolisian Resor Gayo Lues bergerak cepat. Personel kepolisian dari Polsek Putri Betung bersama warga desa dan perangkat gampong segera terjun ke lokasi untuk membantu evakuasi material dan membersihkan badan jalan secara manual. Sementara itu, koordinasi dengan Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) langsung dilakukan. Satu unit alat berat dikerahkan ke lokasi untuk menyingkirkan timbunan longsoran yang menutupi badan jalan. Upaya pembersihan tersebut berlangsung secara intensif sejak pagi hingga menjelang siang hari.

Kapolres Gayo Lues, AKBP Hyrowo, S.I.K melalui Kasihumas Polres Gayo Lues, IPTU Rahmansyah Pinim, menyampaikan bahwa aparat kepolisian turut membantu secara aktif bersama masyarakat dalam penanganan darurat tersebut. Menurut dia, kegiatan gotong royong langsung dilaksanakan di lokasi sesaat setelah longsor diketahui menutup jalan. Selain menjaga kelancaran arus lalu lintas, langkah itu juga penting untuk mengantisipasi risiko jatuhan material lanjutan, mengingat kawasan tersebut tergolong rawan longsor.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Petugas dari Satuan Lalu Lintas Polres Gayo Lues juga dikerahkan untuk melakukan pengamanan dan pengaturan kendaraan selama proses evakuasi berlangsung. Sejumlah personel tampak mengatur arus lalu lintas agar tidak terjadi kepadatan kendaraan, sekaligus memastikan keselamatan pengguna jalan yang melintas di sekitar titik longsoran.

Hingga pukul 10.30 WIB, seluruh material longsor berhasil dibersihkan dari jalur utama. Alat berat milik BPJN masih disiagakan untuk antisipasi kemungkinan longsor susulan, seiring curah hujan sedang hingga tinggi yang terus melanda sebagian besar kawasan perbukitan Gayo Lues dalam sepekan terakhir. Arus lalu lintas dari Blangkejeren ke Kutacane, maupun sebaliknya, kini telah kembali normal dan dilalui semua jenis kendaraan.

Kepolisian mengimbau kepada seluruh masyarakat pengguna jalan agar tetap meningkatkan kewaspadaan, mengingat cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi dan dapat memicu bencana serupa. IPTU Rahmansyah menyampaikan, wilayah perbukitan di Gayo Lues memiliki banyak titik rawan longsor, terutama di musim penghujan seperti saat ini.

Peringatan dini juga disampaikan kepada para sopir angkutan barang dan penumpang agar tidak memaksakan perjalanan jika cuaca menunjukkan tanda-tanda ekstrem. Kepolisian juga akan terus melakukan pemantauan di jalur-jalur rawan serta berkoordinasi dengan instansi terkait untuk meminimalkan potensi gangguan lalu lintas ke depan. Dengan sinergi antara aparat dan masyarakat, diharapkan respons terhadap kejadian bencana seperti ini dapat terus dilakukan dengan cepat, guna menjamin keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan. (Abdiansyah)

Berita Terkait

Pemerintah Diminta Tidak Hanya Membekukan, Tapi Juga Tangkap dan Penjarakan Pelanggar Hukum Lingkungan
Pelanggaran Tak Kunjung Diselesaikan, PT Rosin Kembali Dituding Memiliki Kesan Kebal Hukum
Wujud Apresiasi dan Motivasi, Kapolres Gayo Lues Berikan Penghargaan kepada Personel Terbaik, Terima Apresiasi dari IDI
Polda Aceh Diminta Tidak Berhenti pada Permukaan Kasus PT Rosin Trading Internasional
Rabusin Menilai Proses Hukum Sarat Cacat Hukum dalam Sengketa Agraria di Pengadilan Negeri Blangkejeren
Objek Sengketa Belum Diputus, Rabusin Tegaskan Perkara Pidana Tidak Layak Dilanjutkan
Desakan Publik Menguat, DPR RI Diminta Pastikan Tidak Ada Penyalahgunaan Wewenang dalam Kasus Rabusin
Kasus Rabusin Jadi Cermin Buram Penegakan Hukum Agraria, Bukti Dipersoalkan dan Proses Dipertanyakan Publik

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 22:31 WIB

Wagub Erwan Sampaikan Dua Ranperda Strategis: Perkuat BIJB dan Efisiensikan Perangkat Daerah

Jumat, 11 September 2026 - 11:17 WIB

Cium Bau Menyengat Warga Pergoki Aksi Truk PT Indah Prasta Indonesia Buang Limbah Beracun di Sungai BSH 9

Kamis, 10 September 2026 - 22:58 WIB

BBC Desak Pemkot Bandung Kembalikan CFD Buah Batu: “10 Tahun Kami Kelola Gratis, Sekarang Dianggarkan Miliaran”

Minggu, 6 September 2026 - 00:38 WIB

Ratusan Santri dan Warga Ciantra Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW dengan Khidmat di Masjid Al – Hasan Khodijah

Senin, 31 Agustus 2026 - 16:37 WIB

Festival AHU 2026 di Bandung: Pemerintah Dorong Integrasi Layanan Hukum dan Mudahkan UMKM Naik Kelas

Minggu, 30 Agustus 2026 - 17:54 WIB

Mengelola Emosi Perempuan: Antara Fitrah Biologis, Psikologi, Dan Bimbingan Nabawi

Minggu, 30 Agustus 2026 - 15:33 WIB

Butuh Urus PT, Fidusia, atau Kewarganegaraan? Datang ke Festival Layanan AHU di Bandung, Gratis!

Jumat, 28 Agustus 2026 - 18:50 WIB

Pemkab Bekasi Apresiasi Pembangunan GOR Voli Bintang Mahameru Tirta Bhagasasi

Berita Terbaru