Musrenbang Citeureup 2026: Bedah Masalah Kesehatan, Pendidikan, Kemiskinan, hingga Pengangguran

REDAKSI JAWA BARAT

- Redaksi

Rabu, 28 Januari 2026 - 22:44 WIB

50113 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Musrenbang Citeureup 2026: Bedah Masalah Kesehatan, Pendidikan, Kemiskinan, hingga Pengangguran

Bogor – Pemerintah Kecamatan Citeureup, Kabupaten Bogor, menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Tahun 2026 sebagai pijakan strategis penyusunan perencanaan pembangunan Tahun 2027, di Gedung Welasih, Kecamatan Citeureup.Rabu,(28/01/2026)

Forum perencanaan tahunan ini dihadiri langsung Camat Citeureup Aris Nurjatmiko, S.Sos., M.M., para kepala desa se-Kecamatan Citeureup, Wakil DPRD Kabupaten Bogor H. Agus Salim, unsur Forkopimcam, perwakilan CSR Indocement, Ketua PK KNPI, Bapperida, Karang Taruna, serta tokoh masyarakat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam sambutannya, Camat Citeureup Aris Nurjatmiko menegaskan bahwa Musrenbang bukan sekadar rutinitas birokrasi, melainkan ruang “bedah masalah” pembangunan yang harus jujur dan berpihak pada kepentingan masyarakat.

“Persoalan kesehatan, pendidikan, kemiskinan, dan pengangguran tidak bisa diselesaikan secara parsial. Musrenbang ini menjadi titik temu untuk merumuskan solusi nyata, terukur, dan berdampak langsung bagi warga,” tegas Aris.

Ia menyoroti pentingnya peningkatan kualitas layanan Dinas Kesehatan dan Dinas Pendidikan sebagai fondasi pembangunan sumber daya manusia, sekaligus mendorong program intervensi yang lebih tajam dalam menekan angka kemiskinan dan pengangguran di wilayah Citeureup.

Senada dengan hal tersebut, Wakil DPRD Kabupaten Bogor H. Agus Salim, menyatakan bahwa hasil Musrenbang Kecamatan Citeureup akan menjadi bahan penting dalam pembahasan di tingkat kabupaten. Menurutnya, aspirasi yang lahir dari forum ini harus dikawal agar tidak berhenti sebatas dokumen perencanaan.

“Kami di DPRD berkewajiban memastikan usulan prioritas dari kecamatan benar-benar diperjuangkan dan terealisasi dalam kebijakan pembangunan daerah,” ujarnya.

Keterlibatan unsur dunia usaha melalui CSR Indocement, organisasi kepemudaan, serta tokoh masyarakat dinilai menjadi kekuatan tersendiri dalam memperkuat kolaborasi lintas sektor. Musrenbang ini diharapkan melahirkan arah pembangunan Citeureup yang lebih fokus, responsif, dan berpihak pada kebutuhan rakyat, bukan sekadar seremonial tahunan.

(Aminah)**

Berita Terkait

BRI Bogor Pajajaran Tebar Kebaikan Lewat Jumat Berkah, 100 Nasi Kotak Pada Masyarakat
Hukum Dikangkangi, Lahan Sengketa di Gunung Putri Diserobot dan Dirusak Saat Proses Sidang
Perkuat Komitmen Tolak Tawuran dan Narkoba, Pelajar se-Kota Bogor Hadiri Do’a Bersama yang Diadakan Catatan Akhir Sekolah
Anggaran Diaudit, Amanah Diuji: Pemdes Klapanunggal Gelar Monev Semester II
Aula Desa Bantarjati Direnovasi, Pelayanan Warga Lebih Efektif
RW 020 Punya Ketua Baru, Dani Andriyanto Periode 2026-2031
FPK Kabupaten Bogor Rayakan Natal dengan Semangat Toleransi dan Persatuan ‎
Desa Gunung Putri Masuk Tiga Besar Gapura Anugerah Sri Baduga 2025 Tingkat Jawa Barat
Tag :

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 08:13 WIB

Tolic Masih Merasa “Dibayangi” Hodak

Minggu, 26 Juli 2026 - 06:59 WIB

GEBYAR UTAMA 2026 Singgah di Antapani, Urus Pajak Hingga NIB Cukup Sehari

Sabtu, 25 Juli 2026 - 10:19 WIB

KDM: Mau Dapat Subsidi? Sekolah di Jabar Wajib Kelola Sampah

Kamis, 23 Juli 2026 - 11:04 WIB

Pemkot Bandung Perkerat Patroli 24 Jam Dan Optimalkan Commabd Center Cegah Kriminalitas

Senin, 20 Juli 2026 - 22:05 WIB

Ir. Iswara Serap Aspirasi Warga di Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintahan TA 2026

Rabu, 15 Juli 2026 - 22:41 WIB

Hiling 1 Hari 1 Malam 4 Sekawan Sawah Kurung Jelajahi Rancabuaya – Santolo – Jayanti

Selasa, 14 Juli 2026 - 03:41 WIB

Hadiri Nobar Final Hydroplus U-18, Bupati Garut Dorong Kemajuan Sepak Bola Wanita

Selasa, 14 Juli 2026 - 03:13 WIB

Pembukaan MPLS, SMA Pasundan 1 Bandung Angkat Seni dan Budaya Sunda

Berita Terbaru

JAWA BARAT

Tolic Masih Merasa “Dibayangi” Hodak

Senin, 27 Jul 2026 - 08:13 WIB

JAWA BARAT

KDM: Mau Dapat Subsidi? Sekolah di Jabar Wajib Kelola Sampah

Sabtu, 25 Jul 2026 - 10:19 WIB