Zona pengendali, yakni kawasan lindung, konservasi, dan wisata, khususnya di wilayah Bandung Utara dan Bandung Selatan

REDAKSI JAWA BARAT

- Redaksi

Rabu, 12 November 2025 - 18:59 WIB

50145 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kabupaten Bandung dalam Rapat Koordinasi Lintas Sektor yang diselenggarakan oleh Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) di Sheraton Grand Jakarta Gandaria City Hotel, Rabu (12/11/2025).

 

JAKARTA – Dewicyber. Net -Bupati Bandung, Dadang Supriatna memaparkan arah kebijakan pengembangan wilayah selatan Kabupaten Bandung dalam Rapat Koordinasi Lintas Sektor yang diselenggarakan oleh Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) di Sheraton Grand Jakarta Gandaria City Hotel, Rabu (12/11/2025). Rapat tersebut dipimpin oleh Dirjen Tata Ruang Kementerian ATR/BPN, Suyus Windayana.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam paparannya, Bupati Dadang menjelaskan bahwa berdasarkan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Provinsi Jawa Barat, Kabupaten Bandung diarahkan menjadi wilayah penyeimbang kawasan perkotaan inti. Secara pengembangan, wilayah ini terbagi dalam dua layer:

1. Zona didorong, yakni kawasan yang berperan sebagai kota satelit untuk mendukung pengembangan kota inti.

2. Zona pengendali, yakni kawasan lindung, konservasi, dan wisata, khususnya di wilayah Bandung Utara dan Bandung Selatan.

“Arah kebijakan pembangunan harus mendukung upaya konservasi dalam melindungi keanekaragaman hayati serta menjaga keseimbangan tata air dan iklim yang berkelanjutan,” ujar bupati yang akrab disapa Kang DS tersebut.

Lebih lanjut, Kang DS menyoroti kawasan Bandung Selatan yang terdiri dari Kecamatan Pasirjambu, Ciwidey, dan Rancabali (Pacira) selain menjadi wilayah konservasi, juga berkembang pesat sebagai destinasi wisata unggulan. Kang DS menyampaikan bahwa saat ini jumlah kunjungan wisatawan ke kawasan tersebut mencapai sekitar 7 juta orang per tahun, baik wisatawan lokal maupun mancanegara. Kondisi ini menimbulkan kemacetan di wilayah tersebut setiap akhir pekan, sehingga diperlukan penataan dan penambahan akses transportasi yang memadai.

“Melalui peningkatan akses jalan tol Soreang–Ciwidey–Rancabali, pengembangan cable car, serta reaktivasi jalur kereta Cikudapateuh–Ciwidey, kami ingin membuka konektivitas yang lebih baik bagi masyarakat dan wisatawan,” jelasnya.

Selain itu, Pemerintah Kabupaten Bandung juga tengah menyiapkan Sekolah Rakyat di Ciwidey dan mengembangkan kawasan pariwisata baru yang diharapkan dapat memberikan manfaat langsung bagi warga setempat.

“Bandung selatan memiliki potensi luar biasa dengan keindahan alam dan kekayaan sumber daya manusia yang harus dikelola secara berkelanjutan. Kami mendorong pembangunan yang seimbang antara kemajuan dan kelestarian,” tutup Kang DS.

(Hms/Red)***

Berita Terkait

Sekda Herman: Relawan Kebencanaan Jangan Hanya Bermodal Keberanian
Sampah Jadi Berkah, Great Bandung Dorong Warga Rajin Pilah dari Rumah
Wagub Erwan Sampaikan Dua Ranperda Strategis: Perkuat BIJB dan Efisiensikan Perangkat Daerah
BBC Desak Pemkot Bandung Kembalikan CFD Buah Batu: “10 Tahun Kami Kelola Gratis, Sekarang Dianggarkan Miliaran”
Ratusan Santri dan Warga Ciantra Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW dengan Khidmat di Masjid Al – Hasan Khodijah
Kawasan Gasibu Ditutup Sementara Mulai 1 September 2026 untuk Penataan dan Optimalisasi Kawasan
Festival AHU 2026 di Bandung: Pemerintah Dorong Integrasi Layanan Hukum dan Mudahkan UMKM Naik Kelas
Mengelola Emosi Perempuan: Antara Fitrah Biologis, Psikologi, Dan Bimbingan Nabawi

Berita Terkait

Jumat, 28 Agustus 2026 - 18:50 WIB

Pemkab Bekasi Apresiasi Pembangunan GOR Voli Bintang Mahameru Tirta Bhagasasi

Jumat, 7 Agustus 2026 - 22:34 WIB

Aliran Sungai Tercemar, XTC Sexyroad Indonesia Minta Plt Bupati Bekasi Tindak Tegas Perusahaan Nakal

Kamis, 23 April 2026 - 15:26 WIB

Panitia Pengisian BPD Desa Setialaksana Mulai Terima Pendaftaran Calon Anggota Periode 2026–2034

Rabu, 22 April 2026 - 09:36 WIB

Pelaksanaan TKA di SDN Sindangsari 04, Sesuai Jadwal, Harapan Anak Mengikuti Jaman

Senin, 20 April 2026 - 12:17 WIB

SD Negeri Sukamanah 04 Butuh Ruang Kelas Baru dan Tambahan Tenaga Pendidikan ‎

Sabtu, 18 April 2026 - 13:27 WIB

Siap Dukung Ketahanan Pangan, Polda Metro Jaya Tebar 21.000 Benih Ikan di Muaragembong

Kamis, 16 April 2026 - 18:01 WIB

Program Makan Bergizi Gratis Disambut Antusias Siswa SDN 02 Sindangjaya

Kamis, 2 April 2026 - 16:03 WIB

Suherman Kembali Maju di Pilkades 2026–2034, Siap Tuntaskan Pembangunan Desa Lenggahsari

Berita Terbaru