Skyward Project, Liburan Seru Anti Mainstream di Kota Bandung

REDAKSI JAWA BARAT

- Redaksi

Sabtu, 20 Desember 2025 - 14:01 WIB

50135 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Skyward Project, Liburan Seru Anti Mainstream di Kota Bandung

Kota Bandung// Daftar destinasi hiburan keluarga di Kota Bandung semakin bertambah dengan hadirnya Skyward Project, wahana edutainment modern yang mengusung konsep unik dan berbeda.

Tidak sekadar tempat bermain, Skyward Project yang berlokasi di Rooftop 23 Paskal Mall ini, memadukan unsur sejarah, teknologi, dan narasi petualangan dalam satu ruang rekreasi yang atraktif dan edukatif.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Public Relations Skyward Project, Tiara Febria menjelaskan, konsep Skyward terinspirasi dari sejarah kawasan Pasir Kaliki dan keberadaan stasiun besar di Kota Bandung pada masa awal perkembangan inovasi dan teknologi.

“Konsep Skyward terinspirasi dari Old Station, stasiun besar di Bandung pada zaman perkembangan awal inovasi dan teknologi. Interiornya dibuat menyerupai suasana stasiun, apalagi lokasinya juga dekat dengan Stasiun Kota Bandung,” ujar Tiara.

Nilai historis Pasir Kaliki turut dihadirkan secara visual dan naratif. Unsur “pasir” diwujudkan secara literal di beberapa area wahana. Sedangkan kata “Kaliki” terinspirasi dari tanaman kaliki berwarna merah yang kemudian menjadi warna dominan pada desain interior, termasuk perosotan yang menjadi ikon Skyward Project.

Lebih dari sekadar permainan, Skyward Project menyuguhkan alur cerita imajinatif yang menjadi benang merah seluruh pengalaman pengunjung.

Cerita ini berpusat pada tokoh Ferdinand, seorang profesor jenius dari Kota River Sand yang menciptakan teknologi secara berlebihan hingga mengancam kelangsungan kotanya.

Narasi ini dihadirkan secara kuat melalui desain wahana, ornamen burung Raktavara, permainan cahaya, hingga ikon Zeppelin yang menjadi ciri khas Skyward Project.

Dari sisi fasilitas, Skyward Project dirancang untuk memberikan kenyamanan maksimal bagi pengunjung. Tersedia loker berukuran besar, kamar mandi dengan shower, handuk, hair dryer, hingga catokan rambut.

“Setelah bermain, pengunjung bisa langsung bersih dan lanjut ke mall,” tambah Tiara.

Skyward Project juga ramah bagi semua usia dan kalangan, termasuk pengguna stroller, kursi roda, serta penyandang disabilitas. Untuk anak usia dini atau batita, tersedia area playground khusus yang aman dan wajib didampingi orang tua.

Saat ini, Skyward Project menghadirkan enam perosotan, terdiri dari lima slide dewasa dan satu kids slide di area Khaliki Mountain.

Selain itu, terdapat dua wahana flying fox bertema Raktavara, yaitu Flying Bird dan Flying Human, dengan perbedaan ketinggian dan kecepatan sesuai tingkat adrenalin pengunjung.

Beragam mini games interaktif dan edukatif juga dapat dinikmati di area Hall Of Chronicles. Adapun ketentuan tinggi badan, Skyward menetapkan tinggi minimal 80 cm untuk masuk area wahana.

Beberapa permainan seperti Flying Bird dan Flying Human mensyaratkan tinggi minimal 130 cm, sementara anak dengan tinggi sekitar 100 cm masih dapat menikmati kids slide dengan pendampingan.

Tiara menuturkan, Skyward Project hadir dengan misi memberikan pengalaman baru yang tidak hanya menghibur, tetapi juga mengedukasi.

“Kami ingin menghadirkan wahana edutainment yang bukan hanya bermain, tapi juga mengedukasi, terutama untuk anak-anak agar lebih melek teknologi melalui cerita dan permainan,” ujarnya.

Untuk harga tiket, Skyward Project menetapkan:

Tiket masuk = Rp50.000

Full access unlimited play =

Weekday: Rp220.000

Weekend: Rp275.000

Selama bulan Desember, Skyward Project memberikan promo diskon 10 persen untuk pemesanan online, dapatkan info promo lainnya melaui instagram @skywardbandung

Skyward Project beroperasi setiap hari pukul 10.00–22.00 WIB. Pada malam hari, wahana tampil lebih dramatis dengan permainan tata cahaya, khususnya di area Zeppelin dan perosotan. (rer)**

Berita Terkait

Pemkot Bandung Perkerat Patroli 24 Jam Dan Optimalkan Commabd Center Cegah Kriminalitas
HAN 2026 di Sentra Wyata Guna: 81 Anak Ikuti Khitanan Massal
Ir. Iswara Serap Aspirasi Warga di Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintahan TA 2026
Hiling 1 Hari 1 Malam 4 Sekawan Sawah Kurung Jelajahi Rancabuaya – Santolo – Jayanti
Hadiri Nobar Final Hydroplus U-18, Bupati Garut Dorong Kemajuan Sepak Bola Wanita
Pembukaan MPLS, SMA Pasundan 1 Bandung Angkat Seni dan Budaya Sunda
Peringati Milangkala Ke-349 Kabupaten Cianjur, KDM akan Tingkatkan Kualitas Pendidikan
Bandung Berwarna, Parade AAF 2026 Diserbu Warga

Berita Terkait

Minggu, 19 Juli 2026 - 12:46 WIB

Klinik Pembesar Penis Lombok H.Abdulazis Atasi Lemah Syahwat

Kamis, 25 Juni 2026 - 00:44 WIB

Kapolres Agara Lepas Karnaval Budaya, Warna-Warni Tradisi Semarakkan Hari Jadi Ke-52 Kabupaten Aceh Tenggara

Rabu, 24 Juni 2026 - 02:03 WIB

Keluarga Sembiring Ditindas dengan Dalih Tanpa Bukti, PT LNK Main Hukum Sendiri, Negara Ke Mana?

Rabu, 24 Juni 2026 - 01:25 WIB

Jembatan Utama Aih Bobo Putus, Warga Dialihkan Melalui Jembatan Lama dengan Pengawalan Polisi

Selasa, 16 Juni 2026 - 02:01 WIB

Ucapan Terima Kasih Keluarga Besar Joyce Christine Br. Hutauruk

Selasa, 16 Juni 2026 - 01:31 WIB

Nobar Piala Dunia di Kutacane Jadi Momentum Penguatan Hubungan Polisi dan Masyarakat

Selasa, 16 Juni 2026 - 00:09 WIB

Sambut Tahun Baru Islam 1448 H, Kasat Binmas Polres Aceh Tenggara Hadiri Zikir dan Doa Bersama di Masjid Agung At-Taqwa

Senin, 15 Juni 2026 - 19:12 WIB

Ketika Masyarakat dan Polres Agara Bersatu, Narkoba Kehilangan Tempat Bersembunyi

Berita Terbaru

JAWA BARAT

HAN 2026 di Sentra Wyata Guna: 81 Anak Ikuti Khitanan Massal

Kamis, 23 Jul 2026 - 10:32 WIB

DAERAH

Klinik Pembesar Penis Lombok H.Abdulazis Atasi Lemah Syahwat

Minggu, 19 Jul 2026 - 12:46 WIB