Bupati Bandung Akan Berikan Reward Kepada Kepala Sekolah yang Disiplin 

REDAKSI JAWA BARAT

- Redaksi

Sabtu, 22 November 2025 - 21:04 WIB

50198 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekitar 11.000 guru yang tergabung dalam Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Bandung mengikuti kegiatan Fun Walk dalam rangka HUT ke-80 PGRI dan Hari Guru Nasional Tingkat Kabupaten Bandung Tahun 2025 di Kawasan Wisata Kamojang Kecamatan Ibun, Sabtu (22/11/2025).

Dewicyber net

KAB. BANDUNG – Sekitar 11.000 guru yang tergabung dalam Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Bandung mengikuti kegiatan Fun Walk dalam rangka HUT ke-80 PGRI dan Hari Guru Nasional Tingkat Kabupaten Bandung Tahun 2025 di Kawasan Wisata Kamojang Kecamatan Ibun, Sabtu (22/11/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kegiatan Fun Walk tersebut dibuka langsung oleh Bupati Bandung Dadang Supriatna didampingi Bunda Bedas Hj. Emma Dety Dadang Supriatna. Hadir pula Ketua PGRI Provinsi Jawa Barat Akhmad Juhana, Ketua PGRI Kabupaten Bandung Yusup Salim, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung Asep Kusumah, Kepala Disperkintan Kabupaten Bandung Enjang Wahyudin, Kepala Diskominfo Kabupaten Bandung Teguh Purwayadi, beserta sejumlah perwakilan perangkat daerah Kabupaten Bandung lainnya.

Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Humaira Zahrotun Noor hadir di tengah-tengah belasan ribu guru se-Kabupaten Bandung tersebut. Demikian pula hadir Camat Ibun Akhmad Rifa’i dan jajaran Forkopimcam Ibun, perwakilan PT. Pertamina Geothermal Energy Area Kamojang, PT. Indonesia Power, bank bjb, dan pihak lainnya.

Dalam sambutannya, Bupati Bandung Dadang Supriatna mengucapkan selamat Hari Ulang Tahun (HUT) PGRI ke-80 dan Hari Guru Nasional Tingkat Kabupaten Bandung tahun 2025 ini. Ia juga mengucapkan selamat dan sukses kepada Ketua PGRI Kabupaten Bandung yang sudah mengakomodir dan menyatukan para guru. Bahwa dengan bersatunya guru, maka pendidikan dan mutu pendidikan di Kabupaten Bandung akan lebih meningkat.

“Saya sangat bangga dan apreasiasi bahwa peningkatan rata-rata lama sekolah di Kabupaten Bandung sudah mencapai 9,16 tahun yang sebelumnya saat pertama saya menjabat bupati mencapai 8,8 tahun. Artinya ada peningkatan yang sangat signifikan,” kata Bupati Dadang Supriatna.

Kata Kang DS, sapaan akrab Bupati Dadang Supriatna mengatakan, kewenangan Pemerintah Kabupaten Bandung dan kabupaten/kota lainnya adalah pendidikan dasar. Pendidikan dasar itu mulai dari TK, SD, dan SMP. SMA/SMK kewenangannya ada di Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

“Dalam rangka peningkatan rata-rata lama sekolah di Kabupaten Bandung, kita ada beberapa program tambahan. Di antaranya PKBM (Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat) setiap tahunnya 50.000 orang dan juga Besti (Beasiswa Ti Bupati) rata-rata 250 sampai 300 orang,” kata Kang DS.

Saat ini, lanjut Kang DS, Pemkab Bandung akan memberikan perhatian kepada guru PAUD supaya bisa meningkat jenjang pendidikannya, yaitu ke Strata 1 (S-1).

“Insya Allah kami akan launching pada hari ini,” katanya.

Memberikan perhatian kepada para guru itu, Kang DS menyebutkan, seperti dalam tagline HUT ke-80 PGRI ini “Guru Hebat, Indonesia Kuat. Guru Bersatu Indonesia Maju”.

“Salah satunya adalah bagaimana seorang guru ini mempunyai peningkatan kualitas sumber daya manusia,” ucapnya.

Karena dalam mempersiapkan Indonesia Emas 2045, kata Kang DS, di antaranya pertama peningkatan kualitas sumber daya manusia yang profesional dan paham tentang digitalisasi.

“Tentu bukan hanya anak didik kita. Tetapi guru pun wajib untuk adanya peningkatan kapasitas dan termasuk peningkatan kualitas sumber daya manusia,” katanya.

Kang DS menegaskan bahwa saat ini sudah mengalami degradasi sebagaimana yang dilihat di media sosial dan lain sebagainya.

“Terutama membentuk karakter. Yang sebenarnya adalah yang memiliki jasa paling utama adalah bapak-bapak dan ibu guru yang seluruhnya sudah menciptakan karakter dan akhlak masyarakat yang mulanya pada pendidikan dasar,” terangnya.

Bupati berharap Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung harus fokus kepada bagaimana pengajar atau pendidik yang berkualitas.

“Saya berharap dan mohon bantuan dari Komisi D untuk bisa mendorong bahwa seluruh guru harus dan wajib adanya peningkatan sumber daya manusia. Kami akan terus melakukan inovasi-inovasi dan memberikan perhatian kepada para pendidik untuk diberikan beasiswa di tahun-tahun berikutnya,” tuturnya.

Kang DS pun sudah menyampaikan ke Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Men-PAN RB), bahwa Kabupaten Bandung hampir kekurangan tenaga pendidik atau guru.

“Dari jumlah 1.600 sekolah yang ada di Kabupaten Bandung, tentunya dibandingkan dengan jumlah guru yang saat ini masih kurang. Apalagi dengan adanya pengurangan TKD (transfer ke daerah), yang saat ini Kabupaten Bandung mengalami penurunan atau pengurangan hampir Rp1 triliun,” katanya.

“Dan kemarin dapat surat lagi bahwa seluruh guru honorer dibebankan ke APBD Kabupaten Bandung, jujur saya akan menolak nanti hari Senin (24/11/2025) ke Mendikdasmen, supaya ini tetap diperhatikan oleh program-program pemerintah pusat,” imbuhnya.

Dikatakan Kang DS, dalam pola anggaran dan struktur APBD Kabupaten Bandung tahun 2026 ada penyesuaian yang sangat signifikan.

“Insya Allah saya akan terus melakukan inovasi-inovasi dan terus memperhatikan para guru di Kabupaten Bandung untuk tetap eksis dan tetap bisa berdaya untuk terus melakukan langkah-langkah demi perbaikan dan perubahan di pendidikan di Kabupaten Bandung,” katanya.

Lebih lanjut Kang DS mengatakan, setelah selesai dilaksanakan pelantikan kepala sekolah akan roadshow ke masing-masing gugus.

“Saya titip dan menitikberatkan kepada seluruh kepala sekolah jangan ada pungli-pungli-an. Cukup fokus kepada pendidikan dan bagaimana dalam rangka peningkatan kegiatan belajar dan mengajar. Saya akan memberikan perhatian, dan saya akan memberikan reward kepada kepala sekolah yang disiplin dan tentunya yang lebih menonjol dan meningkat, tentunya akan ada penilai-penilaian. Termasuk toilet jadi prasyarat dalam penilaian perlombaan,” ujarnya.

Kang DS pun meminta kepada para Kabid untuk merencanakan berapa kebutuhan toilet supaya seluruh sekolah bisa layak sanitasinya.

“Alhamdulillah, saat ini Kabupaten Bandung mendapatkan insentif fiskal yang tentunya kami pada tahun ini akan diberikan kepada sekolah-sekolah yang membutuhkan sanitasi. Terutama air yang tidak layak, yang insya Allah kita akan terus lakukan langkah-langkah ikhtiar untuk perbaikan-perbaikan. Kita sudah mulai adanya revitalisasi di Pemeirntah Kabupaten Bandung,” pungkasnya.**

(Hbs/Red) **

Berita Terkait

Tolic Masih Merasa “Dibayangi” Hodak
GEBYAR UTAMA 2026 Singgah di Antapani, Urus Pajak Hingga NIB Cukup Sehari
KDM: Mau Dapat Subsidi? Sekolah di Jabar Wajib Kelola Sampah
Pemkot Bandung Perkerat Patroli 24 Jam Dan Optimalkan Commabd Center Cegah Kriminalitas
HAN 2026 di Sentra Wyata Guna: 81 Anak Ikuti Khitanan Massal
Ir. Iswara Serap Aspirasi Warga di Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintahan TA 2026
Hiling 1 Hari 1 Malam 4 Sekawan Sawah Kurung Jelajahi Rancabuaya – Santolo – Jayanti
Hadiri Nobar Final Hydroplus U-18, Bupati Garut Dorong Kemajuan Sepak Bola Wanita

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 08:13 WIB

Tolic Masih Merasa “Dibayangi” Hodak

Minggu, 26 Juli 2026 - 06:59 WIB

GEBYAR UTAMA 2026 Singgah di Antapani, Urus Pajak Hingga NIB Cukup Sehari

Sabtu, 25 Juli 2026 - 10:19 WIB

KDM: Mau Dapat Subsidi? Sekolah di Jabar Wajib Kelola Sampah

Kamis, 23 Juli 2026 - 11:04 WIB

Pemkot Bandung Perkerat Patroli 24 Jam Dan Optimalkan Commabd Center Cegah Kriminalitas

Senin, 20 Juli 2026 - 22:05 WIB

Ir. Iswara Serap Aspirasi Warga di Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintahan TA 2026

Rabu, 15 Juli 2026 - 22:41 WIB

Hiling 1 Hari 1 Malam 4 Sekawan Sawah Kurung Jelajahi Rancabuaya – Santolo – Jayanti

Selasa, 14 Juli 2026 - 03:41 WIB

Hadiri Nobar Final Hydroplus U-18, Bupati Garut Dorong Kemajuan Sepak Bola Wanita

Selasa, 14 Juli 2026 - 03:13 WIB

Pembukaan MPLS, SMA Pasundan 1 Bandung Angkat Seni dan Budaya Sunda

Berita Terbaru

JAWA BARAT

Tolic Masih Merasa “Dibayangi” Hodak

Senin, 27 Jul 2026 - 08:13 WIB

JAWA BARAT

KDM: Mau Dapat Subsidi? Sekolah di Jabar Wajib Kelola Sampah

Sabtu, 25 Jul 2026 - 10:19 WIB