DATABASE KECELAKAAN JABODETABEK 2026: 14 Orang Tiap Hari Celaka di Jakarta, Ini Pola dan Himbauan Dishub-Polisi

REDAKSI JAWA BARAT

- Redaksi

Rabu, 28 Oktober 2026 - 22:50 WIB

506 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DATABASE KECELAKAAN JABODETABEK 2026: 14 Orang Tiap Hari Celaka di Jakarta, Ini Pola dan Himbauan Dishub-Polisi

 

Oleh: Redaksi http://DewiCyber.net – Sorotan

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

BANDUNG/JAKARTA, http://DewiCyber.net –* Angka kecelakaan di Jabodetabek masih tinggi di 2026 meski tren mudik Lebaran turun. Data yang dihimpun Redaksi DewiCyber dari Korlantas, Polda Metro Jaya, Dishub DKI dan Jasa Raharja menjadi alarm bersama.

DATA BASE JABODETABEK 2026:

1. Harian Jakarta: Lebih dari 14 orang mengalami kecelakaan setiap hari di Jakarta. Ini disampaikan dalam Jakarta Road Safety Festival Mei 2026. a433

2. Polda Metro Jaya Jan-Feb 2026: Tercatat 1.355 kasus kecelakaan dengan 1.719 korban. 4% meninggal dunia, 9% luka berat, 87% luka ringan. a43

3. Penyebab Jalan Berlubang: Sepanjang 1-28 Januari 2026 ada 27 kecelakaan akibat jalan berlubang di Jakarta, 1 meninggal, 8 luka berat, 18 luka ringan. Bina Marga DKI sudah tangani 1.383 titik lubang. a2a3

4. Pelanggaran Lawan Arus: Periode 2022-2026, 341 korban akibat lawan arus. Tahun 2026 berjalan saja sudah 28 korban (3 luka berat, 25 luka ringan). c3e3

5. Dominasi Sepeda Motor: Kajian Puslitbang Polri, 75% kecelakaan melibatkan sepeda motor. IRSMS Korlantas mencatat 120.975 kasus motor di semester I 2026,naik dari 97.270 kasus semester I 2025. 203d

6. Data Nasional & Santunan: Jasa Raharja hingga September 2026 menyalurkan *Rp2,19 Triliun untuk 129.443 korban, termasuk 20.836 korban meninggal dunia. Jasa Raharja juga intervensi di 875 titik rawan kecelakaan. bd30

7. Kabar Baik Mudik 2026: Saat Operasi Ketupat Lebaran 2026, kecelakaan turun 6,31% dan korban meninggal turun 31,19% dibanding 2025, bahkan fatalitas turun 45% di beberapa posko. ca45

POLA RAWAN KECELAKAAN DI JABODETABEK:

– Jam: 06.00-09.00 dan 17.00-21.00 (jam berangkat/pulang kerja)

– Lokasi: Jalan berlubang tertutup genangan, persimpangan tanpa APILL, titik putar balik liar, dan gerbang tol Cikampek, Kalihurip, Cikupa, Ciawi

– Kendaraan: Sepeda motor usia pengendara 17-35 tahun pelajar/mahasiswa

– Faktor: Manusia (lawan arus, tidak pakai helm, main HP), kendaraan tidak laik, jalan rusak, cuaca ekstrem

HIMBAUAN RESMI DISHUB & KEPOLISIAN:

Dari Korlantas & Polda Metro Jaya (Operasi Patuh Jaya 26 Okt – 8 Nov 2026):

Polda Metro kerahkan 2.938 personel gabungan(2.798 Polri, 80 TNI, 30 Dishub, 30 Satpol PP) dengan tema _Tertib, Aman, Berkeselamatan_. Sasaran: lawan arus, tidak pakai helm, plat nomor ditutup, balap liar. fb87

Jubir Ops Ketupat Kombes Marupa Sagala: “Selalu berhati-hati di jalan, pastikan kondisi fisik prima, serta patuhi seluruh peraturan lalu lintas demi keselamatan bersama”. 0e26

Dari Dishub DKI Jakarta:

– Cek kendaraan sebelum jalan: rem, ban, lampu

– Tidak ada alasan “dekat” untuk tidak pakai helm. Edukasi di Kramat Bunder: kecelakaan bisa terjadi kapan saja, bahkan jarak dekat

– Kematangan mental lebih penting dari SIM: jangan mudah emosi di jalan 456ea433

REKOMENDASI REDAKSI DEWICYBER:

1. Untuk Pemotor: Helm SNI klik, bukan di kepala saja. Nyalakan lampu siang.

2. Untuk Pengemudi Mobil: Jaga jarak, hindari lawan arus meski macet.

3. Untuk Warga: Lapor jalan berlubang via @BinaMargaDKI atau 112, jangan swadaya tutup pakai kayu.

4. Untuk Perusahaan: Cek kelaikan armada dan jam kerja sopir.

Satu kecelakaan, satu keluarga terdampak. Seperti kata Jasa Raharja: “Tidak ada santunan yang bisa gantikan nyawa.”

(Red) **

Berita Terkait

DARURAT PENCABULAN DI SEKOLAH & KANTOR PEMERINTAH: 100 Kasus, Korban 1000 Anak, Ini Solusi Pakar
Keluarga Harmonis vs Keluarga Berantakan: Data, Penyebab dan Solusi Mencegah Retaknya Rumah Tangga
8 Ciri Ayah dan Suami Tidak Konsisten, Ini Faktor dan Cara Memperbaikinya
Asyiknya Neng Dara Bermain di Tens Topia Borma Dakota Pasteur
SEHAT ITU SEDERHANA POLANYA: Ketika Pikiran, Piring, dan Dompet Saling Menjaga
Pemkot Cimahi Perkuat Partisipasi Masyarakat Kelola Sampah Melalui Program ISWMP
Siskamling Siaga Bencana di Cipadung Wetan, Farhan Tindak Lanjuti Aspirasi Warga soal Banjir dan PJU
Tasyakuran Siraman Rini Anggraeni Jelang Pernikahan, Keluarga Besar Dewi Apriatin Gelar Pengajian dan Doa Bersama
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 19:30 WIB

DARURAT PENCABULAN DI SEKOLAH & KANTOR PEMERINTAH: 100 Kasus, Korban 1000 Anak, Ini Solusi Pakar

Rabu, 28 Oktober 2026 - 17:52 WIB

Keluarga Harmonis vs Keluarga Berantakan: Data, Penyebab dan Solusi Mencegah Retaknya Rumah Tangga

Rabu, 28 Oktober 2026 - 17:40 WIB

8 Ciri Ayah dan Suami Tidak Konsisten, Ini Faktor dan Cara Memperbaikinya

Rabu, 28 Oktober 2026 - 14:06 WIB

Asyiknya Neng Dara Bermain di Tens Topia Borma Dakota Pasteur

Rabu, 28 Oktober 2026 - 08:33 WIB

Siskamling Siaga Bencana di Cipadung Wetan, Farhan Tindak Lanjuti Aspirasi Warga soal Banjir dan PJU

Jumat, 9 Oktober 2026 - 21:17 WIB

Tasyakuran Siraman Rini Anggraeni Jelang Pernikahan, Keluarga Besar Dewi Apriatin Gelar Pengajian dan Doa Bersama

Kamis, 1 Oktober 2026 - 18:08 WIB

FSPMI Jabar Geruduk DPRD, Tuntut Pengesahan UU Perlindungan Ketenagakerjaan dan Kenaikan Upah 7,5% – 9%

Rabu, 30 September 2026 - 09:11 WIB

Hijrah Menuju Istiqamah: MHABD Gelar Kajian Akbar, Buya Yahya Bagikan Kunci Keluarga Harmonis

Berita Terbaru

KOTA BANDUNG

Asyiknya Neng Dara Bermain di Tens Topia Borma Dakota Pasteur

Rabu, 28 Okt 2026 - 14:06 WIB