Waspada Penunggang Gelap! Lewat Kasus Aktivis KontraS, Framing Kepada Panglima TNI

DEWI CYBER

- Redaksi

Senin, 6 April 2026 - 20:43 WIB

5095 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Sen,6 April 2026 |  Pimpinan Wilayah Gerakan Pemuda Al Washliyah (PW GPA) Provinsi DKI Jakarta mengingatkan masyarakat untuk waspada terhadap adanya dugaan “penunggang gelap” yang memanfaatkan isu hukum untuk kepentingan politik tertentu. Hal ini menyusul mencuatnya kasus penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS, Andrie Yunus.

Ketua PW GPA DKI Jakarta Dedi Siregar menilai terdapat indikasi kuat bahwa kasus tersebut telah ditarik ke dalam pusaran kepentingan politik yang lebih luas. Bahkan, muncul dugaan bahwa isu ini ada yang sengaja mengarahkan untuk membangun framing negatif terhadap Panglima TNI, Jenderal TNI Agus Subiyanto sampai framing ganti panglima

Ketua PW GPA DKI Jakarta Dedi Siregar menyampaikan bahwa sejak awal kasus ini mencuat ke publik, terlihat adanya pola penggiringan opini yang masif dan terstruktur, khususnya di media sosial. Narasi yang berkembang dinilai tidak sepenuhnya organik, melainkan diduga digerakkan oleh pihak-pihak tertentu dengan agenda terselubung.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami melihat ada upaya sistematis untuk membentuk persepsi publik secara sepihak. Isu ini seolah diarahkan untuk menyerang institusi dan pimpinan TNI, tanpa menunggu proses hukum berjalan secara objektif dan transparan,” ujar pernyataan resmi Ketua PW GPA DKI Jakarta Dedi Siregar

Kami menegaskan bahwa segala bentuk kekerasan, termasuk terhadap aktivis, merupakan tindakan yang tidak dapat dibenarkan dan harus diproses secara hukum. Namun demikian, pihaknya mengingatkan agar kasus ini tidak dipolitisasi atau dimanfaatkan untuk kepentingan tertentu yang dapat memperkeruh situasi nasional.

Lebih lanjut, Ketua PW GPA DKI Jakarta itu mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tidak mudah terprovokasi oleh narasi yang belum tentu dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Masyarakat diharapkan dapat menyaring informasi secara bijak serta mengedepankan asas praduga tak bersalah.

kami juga mengajak semua pihak untuk tidak membangun opini yang justru berpotensi memecah belah bangsa,” lanjutnya.

Dedi Siregar menambahkapentingnya menjaga stabilitas nasional serta kepercayaan publik terhadap institusi negara, termasuk TNI, dari berbagai upaya delegitimasi yang tidak bertanggung jawab.
Sebagai organisasi kepemudaan, PW GPA DKI Jakarta berkomitmen untuk terus mengawal isu-isu strategis nasional secara objektif dan konstruktif, serta mendukung terciptanya ruang publik yang sehat, kritis, dan bebas dari manipulasi informasi. (*)

Berita Terkait

Rumah Moderasi Bersama Polri Serukan Orang Tua Aktif Melindungi Anak Dari Bahaya Radikalisme Diruang Digital
Dalam Kaca Mata Prof. Dr. KH. Sutan Nasomal SH. MH, Diduga Tipikor Rp 3.5 Triliun di Tubuh PT RIAU PETROLEUM : MEDIA ADALAH PESAN UNTUK PRESIDEN RI
Samsuri Calon Presiden RI 2029, Idola Rakyat Indonesia
Ketua Divisi Driver LAI, Sandy: Kebersamaan dan Komunikasi Upaya Cegah Pelanggaran Hukum Bersama Polri
Jangan Ganggu Masa Depan Anak! DPP LIPPI Tolak Narasi “Hentikan MBG
#SamsuriCapres2029
Generasi Muda Diminta Adaptif dan Kritis Hadapi Tantangan Dunia Pendidikan
Setara Institute Tercoreng Akibat Salah Satu Pendiri Diduga Lakukan Tipu Gelap Miliaran Rupiah

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 19:48 WIB

Bobrok Moral! Oknum Pengurus Pokja PWI Jaksel Diduga Nikmati Uang Haram Retribusi Sampah Pesanggrahan

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 03:25 WIB

Pimpred Kabarnusa24: Belum Saatnya Pak Plt !!! Pembentukan TP2D Kabupaten Bekasi Lampaui Batas Kewenangan

Jumat, 9 Oktober 2026 - 16:22 WIB

Pilkades Karang Bahagia Diduga Cacat Hukum? Oknum Panitia Terbukti Jadi Pengurus Partai

Selasa, 6 Oktober 2026 - 21:49 WIB

Pengobatan Alternatif Di Medan H.Abdulazis Ahli Pembesar Penis

Selasa, 6 Oktober 2026 - 16:38 WIB

Kritik Keras LSM GANAS: Pengurus DPD Golkar Kabupaten Bekasi Dinilai Bobrok Secara Administrasi

Kamis, 17 September 2026 - 02:38 WIB

Ahli Terapi Vitalitas Padang H.Abdulazis Pakar Pembesar Alat Vital

Kamis, 10 September 2026 - 22:58 WIB

BBC Desak Pemkot Bandung Kembalikan CFD Buah Batu: “10 Tahun Kami Kelola Gratis, Sekarang Dianggarkan Miliaran”

Selasa, 4 Agustus 2026 - 22:51 WIB

Tidak Patuhi Putusan Inkrah Komisi Informasi, Kades Jatireja Suwandi Terancam Digugat di PTUN Bandung

Berita Terbaru