Menkeu: Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Bisa Lebih Tinggi Lagi
Dewicyber.Net // Jakarta, 27 Januari 2026 – Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan optimisme terhadap prospek perekonomian nasional di tengah ketidakpastian global. Volatilitas global diperkirakan rendah dengan potensi peningkatan pertumbuhan masih terbatas.
Menkeu menyatakan bahwa faktor global bukanlah penentu utama kinerja ekonomi Indonesia karena sekitar 90% pertumbuhan ekonomi Indonesia ditopang oleh permintaan domestik.
*Kondisi Ekonomi Indonesia*
- Inflasi: 2,9% (inflasi inti 2,3%)
- Pertumbuhan ekonomi: 5,0-5,4%
- Ruang untuk mendorong pertumbuhan ekonomi lebih tinggi tanpa memicu kenaikan suku bunga
Menkeu melihat masih terdapat ruang untuk mendorong pertumbuhan ekonomi lebih tinggi tanpa memicu kenaikan suku bunga. Pemerintah juga mengandalkan strategi debottlenecking untuk memperbaiki iklim investasi.
*Strategi Pemerintah*
- Perbaikan kinerja fiskal
- Optimalisasi penerimaan pajak dan bea cukai
- Pengendalian defisit anggaran
- Debottlenecking untuk memperbaiki iklim investasi
”Saya optimis untuk ekonomi dan pasar saham tahun ini. Anda semua jangan tunggu-tunggu lagi untuk berinvestasi atau melebarkan ekspansi bisnis Anda,” pungkas Menkeu.
(HMS/Red) **




































