Bogor – Dewicyber.id | Gunung Putri – Pemerintah Desa (Pemdes) Gunung Putri, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, menggelar acara tasyakuran sebagai bentuk rasa syukur atas capaian prestasi membanggakan. Desa Gunung Putri berhasil meraih peringkat ketiga dalam ajang Gapura Anugerah Sri Baduga Tahun 2025, sekaligus dinobatkan sebagai salah satu desa terbaik tingkat Provinsi Jawa Barat.
Kegiatan tasyakuran tersebut dilaksanakan pada Selasa, 6 Januari 2026, dan berlangsung khidmat, penuh kebersamaan, serta sarat makna. Acara ini dihadiri oleh Kepala Desa Gunung Putri Damanhuri, Camat Gunung Putri Indra, unsur Forkopimcam, aparatur desa, tokoh agama, serta tokoh masyarakat setempat.
Dalam sambutannya, Kepala Desa Gunung Putri Damanhuri menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh unsur lembaga desa, aparatur wilayah, serta seluruh elemen masyarakat yang telah berkontribusi sehingga Desa Gunung Putri mampu meraih prestasi di tingkat provinsi.
“Prestasi ini bukan semata-mata milik pemerintah desa, melainkan hasil kerja keras, kolaborasi, dan dukungan seluruh elemen masyarakat. Semoga capaian ini menjadi motivasi untuk terus meningkatkan pelayanan, pembangunan, dan tata kelola desa ke arah yang lebih baik,” ujarnya.
Sementara itu, Camat Gunung Putri Indra dalam sambutannya turut menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat atas capaian yang diraih Pemdes Gunung Putri.
Menurutnya, prestasi tersebut merupakan bukti nyata komitmen pemerintah desa dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik, inovatif, serta berorientasi pada pelayanan masyarakat.
Apresiasi juga disampaikan oleh perwakilan tokoh masyarakat yang hadir. Mereka mengaku bangga atas pencapaian Desa Gunung Putri dan berharap prestasi tersebut dapat terus dipertahankan serta ditingkatkan di masa mendatang.
Acara tasyakuran semakin bermakna dengan prosesi pemotongan tumpeng yang dilakukan langsung oleh Kepala Desa Gunung Putri, Damanhuri. Prosesi tersebut berlangsung khidmat dan disaksikan oleh seluruh tamu undangan. Pemotongan tumpeng dimaknai sebagai simbol rasa syukur, kebersamaan, serta semangat membangun desa yang mandiri, berdaya saing, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.
Kegiatan ditutup dengan doa bersama sebagai ungkapan rasa syukur kepada Allah SWT, sekaligus harapan agar Desa Gunung Putri senantiasa diberikan keberkahan, kemajuan, dan keberlanjutan pembangunan di masa mendatang.
(Aminah)




































