Musdes BPD Di Warni Kericuhan Ini Penjelasan Perangkat Desa Pantai Sederhana

DEWI CYBER

- Redaksi

Rabu, 8 April 2026 - 14:50 WIB

5082 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kabupaten Bekasi ll Indonesia.id— Polemik dugaan kekerasan dalam Musyawarah Desa (Musdes) di Desa Pantai Sederhana, Kecamatan Muaragembong, Kabupaten Bekasi, kian memanas. Insiden yang terjadi pada Senin 6 – April – 2026 memunculkan perbedaan keterangan dari pihak-pihak yang terlibat.

‎Misnan, salah satu perangkat desa yang hadir dalam Musdes, membantah tudingan bahwa perangkat desa maupun mantan kepala desa berinisial JJ melakukan tindakan kekerasan di dalam forum.

‎Menurutnya, suasana rapat memang sempat memanas akibat perbedaan pendapat dalam pembahasan kriteria pemilihan anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD). Namun, ia menegaskan tidak melihat adanya aksi pemukulan di dalam ruangan Musdes.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

‎“Memang sempat terjadi adu argumen, suasana memanas. Tapi setahu saya tidak ada pemukulan di dalam forum,” ujarnya.

‎Ia juga mengklarifikasi peran mantan kepala desa berinisial JJ yang sebelumnya disebut terlibat dalam insiden tersebut. Menurutnya, JJ justru berupaya meredam ketegangan.

‎“Yang saya lihat, beliau mencoba melerai dan menenangkan suasana agar tidak terjadi keributan,” jelasnya.

‎Meski demikian, Misnan mengaku tidak mengetahui secara pasti kejadian yang terjadi di luar ruangan setelah forum memanas.

‎“Kalau di luar forum, saya tidak tahu. Saya tidak melihat langsung apakah ada pemukulan atau tidak,” tambahnya.

‎Sementara itu, Kepala Desa Pantai Sederhana, Harun Zain, mengakui bahwa insiden kericuhan memang terjadi dalam pelaksanaan Musdes tersebut. Ia menyayangkan peristiwa itu karena dinilai mencederai proses demokrasi di tingkat desa.

‎“Kami sangat menyayangkan kejadian ini. Musdes yang seharusnya menjadi ruang musyawarah justru diwarnai insiden yang mencederai demokrasi di tingkat desa,” ujarnya.

‎Namun demikian, Harun Zain juga menegaskan bahwa warga yang mengaku sebagai korban kekerasan bukan merupakan peserta resmi yang diundang dalam Musdes.

‎“Perlu kami tegaskan, yang bersangkutan bukan bagian dari undangan resmi peserta Musdes,” tegasnya.

‎Sebelumnya, sejumlah pihak mengaku menjadi korban dugaan kekerasan dalam forum tersebut dan telah melaporkan kejadian itu ke pihak kepolisian, disertai bukti visum.

‎Pihak kepolisian pun membenarkan adanya laporan tersebut dan menyatakan kasus masih dalam proses penanganan. Perbedaan keterangan antara pihak pelapor, perangkat desa, dan pemerintah desa kini menjadi sorotan publik. Aparat penegak hukum diharapkan dapat mengusut secara objektif guna mengungkap fakta sebenarnya di balik insiden tersebut.

‎Hingga berita ini diterbitkan, proses penyelidikan masih berlangsung dan belum ada kesimpulan resmi dari pihak berwenang.

‎(Dino)

Berita Terkait

BBC Desak Pemkot Bandung Kembalikan CFD Buah Batu: “10 Tahun Kami Kelola Gratis, Sekarang Dianggarkan Miliaran”
Tidak Patuhi Putusan Inkrah Komisi Informasi, Kades Jatireja Suwandi Terancam Digugat di PTUN Bandung
Klinik Pembesar Penis Lombok H.Abdulazis Atasi Lemah Syahwat
Suasana Sakral Iringi Pengukuhan Hasmaldi sebagai Datuak Suku Malayu Rambai Manih
Kapolres Agara Lepas Karnaval Budaya, Warna-Warni Tradisi Semarakkan Hari Jadi Ke-52 Kabupaten Aceh Tenggara
Keluarga Sembiring Ditindas dengan Dalih Tanpa Bukti, PT LNK Main Hukum Sendiri, Negara Ke Mana?
Jembatan Utama Aih Bobo Putus, Warga Dialihkan Melalui Jembatan Lama dengan Pengawalan Polisi
Ucapan Terima Kasih Keluarga Besar Joyce Christine Br. Hutauruk

Berita Terkait

Jumat, 28 Agustus 2026 - 18:50 WIB

Pemkab Bekasi Apresiasi Pembangunan GOR Voli Bintang Mahameru Tirta Bhagasasi

Jumat, 7 Agustus 2026 - 22:34 WIB

Aliran Sungai Tercemar, XTC Sexyroad Indonesia Minta Plt Bupati Bekasi Tindak Tegas Perusahaan Nakal

Kamis, 23 April 2026 - 15:26 WIB

Panitia Pengisian BPD Desa Setialaksana Mulai Terima Pendaftaran Calon Anggota Periode 2026–2034

Rabu, 22 April 2026 - 09:36 WIB

Pelaksanaan TKA di SDN Sindangsari 04, Sesuai Jadwal, Harapan Anak Mengikuti Jaman

Senin, 20 April 2026 - 12:17 WIB

SD Negeri Sukamanah 04 Butuh Ruang Kelas Baru dan Tambahan Tenaga Pendidikan ‎

Sabtu, 18 April 2026 - 13:27 WIB

Siap Dukung Ketahanan Pangan, Polda Metro Jaya Tebar 21.000 Benih Ikan di Muaragembong

Kamis, 16 April 2026 - 18:01 WIB

Program Makan Bergizi Gratis Disambut Antusias Siswa SDN 02 Sindangjaya

Kamis, 2 April 2026 - 16:03 WIB

Suherman Kembali Maju di Pilkades 2026–2034, Siap Tuntaskan Pembangunan Desa Lenggahsari

Berita Terbaru